UTM Raih Platinum Award di UB Halal Metric Award, Perkuat Komitmen Pengembangan Ekosistem Halal

2
0
Share:

Malang, 5 Mei 2026 — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dengan meraih Platinum Award dalam ajang UB Halal Metric Award 2026. Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti nyata keberhasilan UTM dalam membangun dan mengembangkan ekosistem halal di lingkungan perguruan tinggi.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Halal Metrics Award yang berlangsung di Gedung Auditorium Algoritma, Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya, Malang, Senin (5/5/2026). UTM dinilai berhasil menghadirkan komitmen kuat dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi berbasis halal, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola kelembagaan.

Platinum Award diterima langsung oleh Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., dari Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D. Momen tersebut turut disaksikan oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Prof. Dr. Ahmad Haikal Hassan Baras, Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak.

Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas konsistensi UTM dalam memperkuat tata kelola halal yang terintegrasi di seluruh lingkungan kampus. Tidak hanya meraih Platinum Award, UTM juga sukses membawa pulang empat penghargaan tambahan, yakni Gold Award untuk Komitmen Pengembangan Kebijakan Halal 2026, Gold Award untuk Komitmen Pengembangan Ekosistem Halal 2026, Silver Award untuk Komitmen Pengembangan Pendidikan Halal 2026, serta Bronze Award untuk Komitmen Pengembangan Infrastruktur Halal 2026.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa UTM dinilai memiliki performa unggul dalam mengembangkan sektor halal secara menyeluruh. Penilaian mencakup aspek kebijakan, sistem pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, hingga dukungan infrastruktur kampus yang menunjang ekosistem halal.

UB Halal Metric Award sendiri merupakan inisiatif Universitas Brawijaya sebagai bentuk apresiasi sekaligus instrumen pengukuran implementasi ekosistem halal di perguruan tinggi, dunia usaha, dan instansi pemerintah. Penilaian dilakukan secara komprehensif melalui berbagai indikator strategis yang berkaitan dengan pengembangan sistem halal nasional.

Prestasi yang diraih UTM tidak lepas dari langkah strategis kampus dalam membangun kelembagaan halal yang berkelanjutan. UTM telah memiliki Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), serta lembaga pelatihan Jaminan Produk Halal (JPH).

Seluruh lembaga tersebut telah resmi terdaftar di BPJPH dan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional serta kompeten di bidangnya. Kehadiran lembaga ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat layanan halal, baik untuk civitas akademika maupun masyarakat umum.

Rektor UTM, Prof. Safi’, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Halal Center UTM yang dinilai berhasil melakukan berbagai inovasi dan pengembangan sehingga kampus mampu meraih lima penghargaan sekaligus.

“Saya mengapresiasi Halal Center atas improvisasi dalam mengembangkan ekosistem halal di UTM, dan saya juga mengapresiasi atas prestasinya hingga mendapatkan UB Halal Metric Award sebanyak lima penghargaan. Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan ekosistem halal tidak boleh berhenti pada keberadaan Halal Center semata, tetapi harus terintegrasi ke seluruh sistem akademik dan tata kelola kampus.

“Ke depan, ekosistem halal di lingkungan UTM tidak hanya ada di Halal Center, tetapi harus hadir dalam seluruh sistem penyelenggaraan akademik di UTM. Bahkan, dampaknya juga harus dirasakan oleh masyarakat Madura secara luas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Halal UTM, Ahmad Makhtum, S.Pd., M.SEI., mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menilai dukungan penuh dari pimpinan universitas menjadi faktor penting dalam penguatan kelembagaan Halal Center selama ini.

“Alhamdulillah, atas dukungan dari pimpinan di lingkungan UTM, Halal Center dapat terus memberikan ruang pengembangan kelembagaan, layanan, hingga riset bagi masyarakat. Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak, dan kami sangat bersyukur mendapat apresiasi dari Universitas Brawijaya sebagai salah satu perguruan tinggi pelopor halal di Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi besar bagi UTM untuk terus meningkatkan kualitas layanan halal, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program nasional pengembangan industri halal.

Melalui capaian ini, UTM semakin menegaskan posisinya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan ekosistem halal nasional. Prestasi ini diharapkan menjadi langkah strategis menuju penguatan peran UTM sebagai pusat pengembangan halal yang memberi manfaat luas bagi masyarakat Madura, Jawa Timur, hingga Indonesia secara keseluruhan.

Leave a reply