Tim Debat Fakultas Hukum UTM Raih Juara 2 Nasional pada Constitutional Debate Competition 2026 di Bali

1
0
Share:

Bali, 6 Juni 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trunodjoyo Madura (UTM). Tim debat Fakultas Hukum UTM berhasil meraih Juara 2 dalam Constitutional Debate Competition pada ajang Civic Law Scientific Fair Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Ganesha pada 6 Juni 2026 di Bali.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kualitas akademik dan kemampuan mahasiswa Fakultas Hukum UTM dalam berkompetisi di tingkat nasional. Kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menganalisis isu-isu konstitusi, serta menyampaikan argumentasi hukum secara sistematis dan ilmiah.

Tim Fakultas Hukum UTM yang berhasil mengharumkan nama universitas tersebut terdiri atas tiga mahasiswa, yaitu Khairul Insani, Lailatul Awliya, dan Wildan Ruzaili. Ketiganya menunjukkan kemampuan debat yang luar biasa sejak babak penyisihan hingga berhasil melaju ke partai final dan meraih posisi kedua dalam kompetisi bergengsi tersebut.

Perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. Tim harus melewati berbagai tahapan seleksi dan menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai perguruan tinggi. Berbekal persiapan yang matang, kerja sama tim yang solid, serta dukungan penuh dari fakultas dan universitas, mereka mampu menunjukkan performa terbaik selama kompetisi berlangsung.

Salah satu anggota tim, Khairul Insani, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh kesungguhan.

“Bagi kami, untuk meraih lomba ini membutuhkan persiapan selama dua bulan. Kami mempersiapkan diri sejak sebelum babak penyisihan hingga grand final dengan latihan yang intensif, memperdalam materi hukum tata negara dan isu-isu konstitusional yang sedang berkembang. Alhamdulillah pihak kampus juga memberikan dukungan kepada kami, terutama dalam hal akomodasi selama perlombaan berlangsung sehingga kami bisa fokus memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Menurut Khairul, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika Fakultas Hukum UTM yang selama ini terus memberikan motivasi dan pendampingan kepada mahasiswa untuk berprestasi di berbagai bidang.

Ajang Constitutional Debate Competition sendiri dikenal sebagai salah satu kompetisi yang memiliki tingkat persaingan tinggi karena menuntut peserta tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga mampu mengkritisi berbagai persoalan ketatanegaraan melalui argumentasi yang logis, berbasis data, dan sesuai dengan prinsip-prinsip konstitusi.

Prestasi yang diraih tim Fakultas Hukum UTM mendapat apresiasi dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Hukum UTM, Indra Yulianingsih. Ia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian mahasiswa yang berhasil membawa nama baik fakultas dan universitas di tingkat nasional.

“Alhamdulillah tim Fakultas Hukum UTM mendapatkan Juara 2 dalam Constitutional Debate Competition, Civic Law Scientific Fair Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Ganesha Bali. Debate Competition merupakan salah satu kejuaraan yang ikonik bagi mahasiswa Fakultas Hukum karena menjadi ajang pembuktian kemampuan akademik, analisis hukum, dan keterampilan berargumentasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa Fakultas Hukum UTM untuk bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

“Alhamdulillah tim FH UTM bisa mendapatkan Juara 2 di kompetisi bergengsi tersebut. Semoga prestasi ini dapat memacu semangat mahasiswa lainnya untuk terus berjuang meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Ini sejalan dengan semangat yang terus dicanangkan oleh Wakil Rektor III UTM bahwa Kampus UTM adalah Kampus Pejuang Prestasi,” tambahnya.

Keberhasilan ini semakin mempertegas komitmen Universitas Trunojoyo Madura dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui berbagai kegiatan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk pembinaan akademik, tetapi juga fasilitasi dan pendampingan agar mahasiswa dapat berkembang secara optimal.

Prestasi yang diraih oleh Khairul Insani, Lailatul Awliya, dan Wildan Ruzaili diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri, berani berkompetisi, serta membawa nama Universitas Trunodjoyo Madura semakin dikenal melalui berbagai pencapaian yang membanggakan.

Dengan raihan Juara 2 pada Constitutional Debate Competition 2026, Fakultas Hukum UTM kembali membuktikan bahwa mahasiswa UTM mampu tampil kompetitif di tingkat nasional dan terus mengukuhkan identitas Universitas Trunodjoyo Madura sebagai Kampus Pejuang Prestasi.

Leave a reply