PGSD FKIP UTM Tunjukkan Kiprah Internasional melalui Guest Lecturer dan Teaching Assistant di Walailak University, Thailand

Thailand 10 september 2025— Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali mengukir kiprah di kancah internasional. Kali ini, dosen dan mahasiswa PGSD FKIP UTM sukses melaksanakan program Guest Lecturer dan Teaching Assistant di Walailak University, Thailand, pada 8 – 30 september 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama akademik antarperguruan tinggi sekaligus wujud nyata komitmen PGSD FKIP UTM dalam menyiapkan sumber daya manusia pendidikan yang unggul, berdaya saing global, dan adaptif terhadap dinamika internasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kuliah tamu yang digelar sejak Senin (8/9/2025) hingga Rabu (10/9/2025). Dr. Humairah Fauziah, M.Pd., bersama tim dosen FKIP UTM, tampil sebagai pemateri dalam forum akademik yang diikuti dosen dan mahasiswa School of Political Science and Public Administration Walailak University.
Materi yang dibawakan mengangkat tema “Climate Change in Indonesia” serta “The Role of Students in Indonesian Democracy”. Kedua topik tersebut dipilih sebagai refleksi dari isu global sekaligus peran strategis generasi muda Indonesia dalam menjaga keberlanjutan demokrasi. Diskusi berlangsung dinamis, ditandai dengan antusiasme peserta yang menyampaikan berbagai pertanyaan, pengalaman, dan perspektif lintas negara.
Tidak berhenti pada kuliah tamu, PGSD FKIP UTM juga menghadirkan kontribusi nyata melalui Teaching Assistant. Mulai Kamis (11/9/2025) hingga Selasa (30/9/2025), dua mahasiswa PGSD, yakni Haykal Bestanun Arifin dan Mohammad Iqbal Faqih, melaksanakan praktik pendampingan belajar mengajar di Mahad Islam Imaneyeeh School, sekolah mitra Walailak University.
Keduanya mendapat kesempatan mengajar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga tingkat menengah pertama dan atas. Pengalaman lintas level pendidikan ini menjadi tantangan sekaligus pembelajaran berharga untuk memperkaya keterampilan pedagogik, komunikasi, dan adaptasi budaya di lingkungan sekolah internasional.
Selain praktik mengajar, para mahasiswa juga mengikuti short course di School of Education Walailak University hingga akhir September 2025. Program ini memperdalam wawasan mereka terkait tren pendidikan global sekaligus memperluas jejaring akademik dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) antara FKIP UTM dan Walailak University yang ditandatangani pada tahun 2018. Sejak itu, kedua belah pihak secara konsisten menjalin kolaborasi, baik dalam bentuk pertukaran akademik, riset bersama, maupun pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa.
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen PGSD FKIP UTM untuk mencetak calon guru berkualitas sekaligus memberi pengalaman internasional bagi dosen dan mahasiswa. Saya sangat terkesan dengan sambutan hangat dan atmosfer akademik di Walailak University yang terbuka untuk kolaborasi, sehingga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kerja sama,” ujar Dr. Humairah Fauziah, M.Pd., salah satu dosen PGSD FKIP UTM yang terlibat dalam program ini.
Dengan terlaksananya agenda Guest Lecturer dan Teaching Assistant ini, PGSD FKIP UTM menegaskan posisinya sebagai program studi yang aktif memperluas jejaring internasional. Tidak hanya menambah pengalaman akademik, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi lintas negara yang akan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Ke depan, PGSD FKIP UTM berkomitmen untuk memperluas partisipasi dosen dan mahasiswa dalam program serupa, sehingga lahir generasi pendidik yang berwawasan global, berkarakter, dan mampu memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat internasional.