PASCASARJANA BERDAMPAK: UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA DORONG SDM UNGGUL LEWAT RISET, INOVASI, DAN TEKNOLOGI

38
0
Share:

Bangkalan, Pascasarjana Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang riset, inovasi, dan teknologi. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Stadium General bertajuk “Pascasarjana Berdampak: Mendukung Perguruan Tinggi Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul dalam Riset, Inovasi, dan Teknologi” yang digelar di Aula Syaikhona Muhammad Kholil, lantai 10 Gedung Rektorat UTM, Bangkalan, Madura, Rabu 17 September 2025.

kegiatan ini dihadiri berbagai tokoh penting, antara lain Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM., Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Dja’far, S.Ag, SH, MH., pimpinan civitas akademika UTM, Perwakilan Perguruan Tinggi se-Madura, hingga mahasiswa baru Program Magister dan Doktoral Pascasarjana UTM.

Perubahan global yang semakin cepat menuntut perguruan tinggi mampu beradaptasi sekaligus melahirkan terobosan. Pascasarjana UTM mengambil peran penting dalam proses tersebut melalui penguatan kompetensi riset dan inovasi.

Rektor Universitas Trunojoyo Madura dalam sambutannya menegaskan, Stadium General bukan hanya agenda rutin akademik, melainkan momentum meneguhkan sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah, dunia industri, serta masyarakat.

Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Dja’far, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri menghadapi persoalan pembangunan daerah. Peran perguruan tinggi, khususnya Pascasarjana, sangat dibutuhkan dalam menyediakan gagasan, penelitian, dan solusi berbasis data. Kami siap berkolaborasi demi Madura yang lebih maju,” ungkapnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, menyoroti pentingnya kesiapan perguruan tinggi menghadapi era disrupsi. Menurutnya, riset dan inovasi menjadi kunci agar bangsa Indonesia tidak tertinggal dalam kompetisi global.

Program Pascasarjana UTM dirancang bukan sekadar memperluas wawasan akademik, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, daya kritis, serta kemampuan adaptif. Kurikulum yang dikembangkan berorientasi pada riset aplikatif, menjawab kebutuhan nyata masyarakat Madura dan Indonesia secara luas.

Stadium General kali ini juga menjadi penyambutan resmi bagi mahasiswa baru program Magister dan Doktoral. Kehadiran mereka menandai lahirnya generasi baru peneliti yang akan melanjutkan estafet pembangunan ilmu pengetahuan.

Di tengah persaingan global, Pascasarjana UTM tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga reputasi internasional. Program internasionalisasi riset, publikasi pada jurnal bereputasi, serta penguatan jejaring global menjadi langkah strategis yang terus diupayakan.

Penyelenggaraan Stadium General dengan tema “Pascasarjana Berdampak: Mendukung Perguruan Tinggi Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul dalam Riset, Inovasi, dan Teknologi” di Universitas Trunojoyo Madura menegaskan komitmen bahwa pendidikan tinggi tidak hanya tentang transfer ilmu, tetapi tentang membangun masa depan.

Melalui sinergi perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, Pascasarjana UTM berupaya melahirkan lulusan yang unggul, riset yang relevan, serta inovasi yang bermanfaat. Dari Madura, kontribusi ini diharapkan memberi dampak luas, tidak hanya bagi bangsa Indonesia, tetapi juga dunia.

Leave a reply