UTM Kukuhkan 1.981 Wisudawan dalam Wisuda ke-39, Rektor Beri Pesan Kehidupan untuk Lulusan

Bangkalan, 24 Agustus 2025 — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menorehkan catatan penting dalam perjalanan akademiknya melalui pelaksanaan Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-39. Bertempat di Gedung Pertemuan RP. Mohammad Noer, prosesi pada Minggu (24/08) sekaligus menjadi penutup dari rangkaian wisuda tahun ini, dengan mengukuhkan 994 lulusan pada sesi kedua.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Achmad Amzeri, SP, MP, dalam sambutannya melaporkan jumlah lulusan yang berhasil dikukuhkan pada dua sesi wisuda, yakni sebanyak 1.981 wisudawan dan wisudawati dari Program Diploma, Sarjana, hingga Magister. Dalam laporannya, ia juga memperkenalkan sejumlah wisudawan berprestasi yang menjadi kebanggaan universitas. Di antaranya, Siti Ikmatul Munawaroh (S1 Ekonomi Syariah) yang berhasil menorehkan prestasi di kancah internasional, Surya Fajar Efendi (S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar) dengan IPK nyaris sempurna 3,99, serta Moh. Anis Anwari (S1 Ekonomi Syariah) yang dikenal aktif dalam kepemimpinan tingkat nasional.
Sesi kedua wisuda ini didominasi oleh lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Fakultas Keislaman, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Dengan berakhirnya prosesi tersebut, UTM resmi melepas seluruh wisudawan ke dunia kerja dan masyarakat, membawa serta bekal ilmu, keterampilan, serta pengalaman akademik yang telah ditempa selama masa perkuliahan.
Dalam kesempatan yang penuh khidmat, Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H, menyampaikan pesan sarat makna bagi para lulusan. Ia menekankan bahwa kelulusan bukan akhir dari pembelajaran, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam kehidupan nyata.
“Proses pendidikan memang tuntas, tetapi proses pembelajaran dalam kehidupan tidak pernah berhenti. Belajar dari pengalaman adalah kunci menjadi pribadi unggul, tangguh, dan mandiri. Dunia kerja dan kehidupan nyata menuntut mental kuat, kesabaran, serta ketekunan. Jangan pernah menyerah, gagal hari ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk sukses di masa depan,” tuturnya dalam pidato.
Tak hanya menyinggung soal tantangan, Rektor juga menitipkan pesan moral kepada para lulusan. Ia mengingatkan pentingnya menanamkan nilai kebaikan dalam setiap langkah. “Jangan berhenti berbuat baik, karena setiap kebaikan akan kembali pada diri kita sendiri. Ingatlah pesan Ki Hajar Dewantara: Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karso, tut wuri handayani. Jadilah teladan, penggerak, sekaligus pendukung bagi lingkungan sekitar. Jadikan pula janji wisudawan sebagai komitmen untuk menjaga nama baik almamater dan mengabdi kepada bangsa,” tegasnya.
Momen wisuda ini juga diwarnai suasana haru ketika Rektor mengingatkan jasa orang tua dalam perjalanan pendidikan mahasiswa. Para wisudawan diminta untuk berbalik badan, memberikan penghormatan, dan menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada orang tua masing-masing. Tangis bahagia pun pecah di ruangan, menandai betapa besar peran doa dan pengorbanan orang tua dalam mengantarkan anak-anaknya menyandang gelar akademik.
Dengan tuntasnya rangkaian Wisuda ke-39, Universitas Trunojoyo Madura kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan siap berkontribusi nyata bagi bangsa. Kehadiran 1.981 lulusan baru di tahun 2025 diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, sekaligus mengharumkan nama almamater di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.