Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTM Gelar International Guest Lecture: Perkuat Dampak Pendidikan Tinggi bagi Pembangunan Sosial dan Ekonomi Negara Berkembang

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan atmosfer akademik berkelas internasional melalui penyelenggaraan International Guest Lecture bertema “The Role of Higher Education in Providing Social and Economic Impacts in Development in Developing Countries”. Acara bergengsi ini merupakan bagian dari Dies Natalis UTM ke-24 yang berlangsung di Aula Syaikhona Muhammad Kholil, Gedung Graha Utama Lantai 10, pada Selasa, 15 Juli 2025, dan menghadirkan Djaeldin Mohamed Osman dari Clark Atlanta University, USA sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FEB UTM dalam memperkuat jaringan akademik global serta meningkatkan wawasan sivitas akademika terhadap isu-isu pembangunan sosial dan ekonomi, khususnya di negara-negara berkembang.
Dalam sambutannya, Dekan FEB, Dr. Sutikno, S.E., M.E., menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Osman di FEB UTM selama satu bulan terakhir telah memberikan dampak yang sangat positif. Berbagai aktivitas telah dilakukan bersama, mulai dari penguatan tata kelola fakultas hingga peningkatan kapasitas mahasiswa.
“Beliau telah memberikan materi capacity building kepada tenaga kependidikan terkait tata kelola fakultas, serta memberikan banyak masukan strategis untuk mewujudkan FEB sebagai fakultas yang siap bersaing secara global,” ujar Dr. Sutikno.
Tak hanya itu, Prof. Osman juga terlibat langsung dalam pengembangan kapasitas mahasiswa melalui pelatihan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Dasar, dengan materi seputar kepemimpinan yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.
Dalam bidang riset dan pengabdian masyarakat, FEB UTM bersama Prof. Osman dan tim tengah menjalin kolaborasi untuk mengembangkan potensi Desa Klampis, Bangkalan, sebagai desa devisa inklusif. Desa ini telah memiliki komoditas unggulan berupa batik aroma terapi yang telah menembus pasar ekspor.
“Kami akan melakukan pengabdian masyarakat pada 25 Juli mendatang di Klampis. Bersama Clark Atlanta University, kami ingin mendorong pemberdayaan masyarakat agar produk ekspor tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Ini adalah bentuk nyata transformasi desa menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis komunitas,” tambahnya.
Dr. Sutikno juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah aktif mendukung berbagai kegiatan kampus, termasuk dalam penyelenggaraan kuliah tamu ini.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni, Surokim, S.Sos., S.H., M.Si., turut memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya membiasakan mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi dan forum internasional.
“Kegiatan seperti ini akan menambah kepercayaan diri mahasiswa dalam forum global, membuka cakrawala pemikiran, dan menguatkan pengalaman belajar lintas budaya. Ini adalah langkah penting menuju UTM sebagai universitas berkelas dunia,” jelas Surokim.
Beliau menambahkan bahwa kehadiran pakar dari luar negeri seperti Prof. Osman merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kritis, dan pemahaman terhadap dinamika global secara langsung.
Dalam sesi utama kuliah tamu, Prof. Djaeldin Mohamed Osman memaparkan peran krusial pendidikan tinggi dalam menciptakan perubahan sosial dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di negara-negara berkembang. Ia menggarisbawahi pentingnya kerja sama antaruniversitas lintas negara dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap isu-isu sosial di lingkungannya.
Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana mahasiswa dan dosen antusias mengajukan pertanyaan seputar topik kuliah, praktik pembangunan inklusif, hingga peluang kolaborasi riset internasional.
Melalui kegiatan ini, FEB UTM membuktikan keseriusannya dalam mengintegrasikan perspektif global ke dalam proses pendidikan tinggi di tingkat lokal. International Guest Lecture ini bukan hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga mempererat hubungan akademik internasional yang membawa manfaat nyata bagi pengembangan institusi dan masyarakat sekitar.