UKM PSHT UTM Sampaikan Aspirasi ke Polres Bangkalan, Dorong Penguatan Keamanan Mahasiswa

1
0
Share:

BANGKALAN – Kepedulian terhadap keamanan mahasiswa di lingkungan sekitar kampus mendorong Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisariat Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menyampaikan aspirasi ke Polres Bangkalan, Selasa (27/10/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap salah satu anggota perempuan UKM PSHT UTM yang diduga menjadi korban pembegalan di kawasan Kuburan Cina, Kecamatan Socah, pada Senin malam (26/10/2026).

Melalui aksi tersebut, mahasiswa berharap dugaan tindak kriminal yang dialami rekannya dapat segera memperoleh titik terang. Mereka juga mendorong penguatan upaya menjaga keamanan di kawasan yang menjadi tempat mahasiswa beraktivitas, baik untuk kepentingan akademik maupun kegiatan kemahasiswaan.

Bagi mahasiswa, rasa aman merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran proses pendidikan. Bangkalan sebagai tempat mahasiswa dari berbagai daerah menempuh pendidikan diharapkan dapat terus menjadi lingkungan yang nyaman untuk belajar, mengembangkan potensi, dan membangun masa depan.

Ketua Umum UKM PSHT UTM, Andhika Surya Buana, menyampaikan bahwa kedatangan mahasiswa ke Polres Bangkalan merupakan bentuk kepedulian sekaligus harapan agar kasus yang menimpa rekannya dapat ditangani secara serius dan memperoleh kejelasan.

“Kami datang ke sini bukan untuk membuat keributan, melainkan untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut keadilan bagi saudari kami. Kami berharap ada perkembangan yang jelas dalam penanganan kasus ini dan pihak kepolisian dapat segera mengungkap pihak yang bertanggung jawab berdasarkan hasil penyelidikan,” ujar Andhika.

Ia juga berharap upaya penanganan perkara dapat memberikan kepastian bagi korban sekaligus meningkatkan rasa aman di kalangan mahasiswa. Menurutnya, keamanan menjadi kebutuhan bersama agar mahasiswa dapat menjalani aktivitas perkuliahan dan organisasi tanpa dibayangi kekhawatiran.

Dalam kesempatan terpisah, Wakil Rektor UTM Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni, Surokim, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang aman membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan dan terciptanya rasa aman merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari bahu-membahu berpartisipasi menciptakan keamanan, mulai dari diri sendiri, kelompok, hingga masyarakat. Hal ini membutuhkan sinergi, dukungan, dan kerja sama berbagai pihak karena faktor yang memengaruhinya cukup kompleks,” ungkap Surokim.

Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan kejahatan di sekitar kampus perlu diperkuat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat. Penanganan terhadap pelaku kejahatan juga diharapkan berjalan sesuai ketentuan hukum sehingga dapat memberikan efek jera sekaligus mencegah kejadian serupa.

Menurut Surokim, UTM merupakan salah satu pintu pendidikan tinggi di Madura yang menjadi tempat menimba ilmu bagi mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk mahasiswa internasional. Karena itu, terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif perlu menjadi perhatian bersama agar seluruh mahasiswa dapat belajar dan beraktivitas dengan nyaman.

Melalui penyampaian aspirasi tersebut, UKM PSHT UTM berharap Polres Bangkalan dapat terus mengupayakan pengungkapan dugaan kasus yang dialami korban secara profesional, sekaligus memberikan informasi perkembangan penanganan perkara sesuai prosedur yang berlaku.

Peristiwa ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya keamanan di kawasan sekitar kampus. Selain penanganan terhadap kasus yang terjadi, langkah pencegahan melalui peningkatan kewaspadaan, kepedulian masyarakat, dan koordinasi lintas pihak dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman.

UTM berharap sinergi antara kampus, kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Dengan kerja sama tersebut, Bangkalan diharapkan semakin kondusif sebagai kota pendidikan yang memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk menuntut ilmu, mengembangkan diri, dan berkontribusi bagi masyarakat.

 

Leave a reply