H. Her Motivasi 4.214 Mahasiswa Baru UTM: Keterbatasan Bukan Alasan untuk Berhenti Bermimpi

3
0
Share:

Bangkalan, 10 Agustus 2026 — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menyambut 4.214 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 melalui Rapat Senat Terbuka dan Orasi Kebangsaan dalam rangka Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) UTM 2026. Kegiatan yang mengangkat tema “Ekosistem Pendidikan Tinggi dan Tantangan Teknologi Cerdas untuk Kampus Berdampak” tersebut berlangsung di Gedung Pertemuan R.P. Mohammad Noer UTM, Senin (10/8).

Selain menghadirkan sejumlah tokoh dalam rangkaian pembekalan mahasiswa baru, kegiatan PKKMB juga menghadirkan H. Khairul Umam atau yang akrab disapa H. Her, CEO Bawang Mas Group, sebagai motivator. Kehadirannya memberikan warna tersendiri dalam rangkaian penyambutan mahasiswa baru melalui kisah perjuangan hidup yang sarat dengan pesan tentang keberanian, semangat, dan pantang menyerah.

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, H. Her menceritakan perjalanan hidupnya yang tidak selalu berjalan mudah. Ia mengaku tumbuh dalam kondisi penuh keterbatasan dan kehilangan sosok ayah sejak usia dini. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari perjalanan yang justru membentuk mental dan keberaniannya dalam menghadapi kehidupan.

Alih-alih menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk menyerah, H. Her memilih terus bergerak dan berusaha. Berbagai tantangan yang dihadapi menjadi pengalaman yang mengajarkannya untuk berani mengambil keputusan, bekerja keras, dan tidak mudah merasa rendah diri.

Ia kemudian mengajak mahasiswa baru UTM untuk tidak menjadikan kondisi awal kehidupan sebagai batas dalam menentukan masa depan. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh kecerdasan maupun kondisi ekonomi, tetapi juga oleh kemauan untuk berusaha, keberanian mengambil peluang, dan konsistensi dalam menjalani proses.

“Saya bukan orang yang paling pintar, tetapi saya punya semangat. Kalian juga bisa sukses asalkan punya semangat, berani mengambil langkah, dan tidak pernah minder,” ujarnya.

Pesan tersebut disampaikan H. Her sebagai bekal bagi mahasiswa baru yang baru memulai perjalanan pendidikan tinggi. Menurutnya, dunia perkuliahan merupakan fase penting untuk membangun karakter, memperluas pengalaman, mengembangkan jaringan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Ia mendorong mahasiswa agar tidak takut mencoba hal baru selama berada di lingkungan kampus. Kesempatan untuk mengikuti organisasi, kegiatan kemahasiswaan, kompetisi, penelitian, maupun aktivitas sosial perlu dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembentukan diri.

Her juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah minder ketika melihat keberhasilan orang lain. Setiap orang memiliki perjalanan dan tantangan yang berbeda. Karena itu, mahasiswa perlu fokus membangun kemampuan dan terus memperbaiki diri.

Menurutnya, pendidikan tinggi bukan hanya tentang memperoleh nilai dan ijazah, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa mampu membentuk pola pikir, sikap, keberanian, serta kemampuan menghadapi persoalan nyata.

“Jangan pernah merasa kecil karena keadaan. Yang penting adalah bagaimana kita mau berusaha dan terus belajar,” menjadi semangat yang ditekankan dalam motivasinya kepada mahasiswa baru.

Tidak hanya memberikan motivasi, H. Her juga menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan pendidikan di UTM melalui dukungan nyata. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan bantuan sebesar Rp250 juta kepada Universitas Trunojoyo Madura.

Bantuan tersebut terdiri atas Rp100 juta untuk sarana dan prasarana serta Rp150 juta untuk beasiswa mahasiswa.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan fasilitas pendidikan sekaligus membantu mahasiswa yang membutuhkan dukungan dalam melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan tinggi.

Bantuan beasiswa menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan mahasiswa. Dengan adanya dukungan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik tanpa menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai hambatan untuk meraih prestasi.

Sementara itu, dukungan untuk sarana dan prasarana diharapkan dapat ikut memperkuat lingkungan pendidikan di UTM sehingga semakin mendukung proses pembelajaran dan pengembangan mahasiswa.

Selain memberikan bantuan, H. Her juga memberikan sejumlah hadiah hiburan kepada perwakilan mahasiswa baru. Pemberian tersebut disambut antusias dan menjadi bagian dari suasana penyambutan mahasiswa baru UTM.

Kehadiran H. Her sebagai motivator menjadi salah satu bagian dari rangkaian PKKMB UTM 2026 yang dirancang tidak hanya untuk mengenalkan lingkungan kampus, tetapi juga memberikan bekal mental dan karakter kepada mahasiswa baru.

Sebanyak 4.214 mahasiswa baru yang diterima UTM tahun ini diharapkan mampu memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai perubahan.

Di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga membutuhkan keberanian, kemampuan beradaptasi, kreativitas, komunikasi, kepemimpinan, serta etika.

Pesan yang disampaikan H. Her sejalan dengan semangat UTM dalam membentuk mahasiswa yang tangguh dan mandiri. Mahasiswa diharapkan mampu menghadapi tantangan dengan optimisme, berani mengambil peluang, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melalui rangkaian PKKMB, UTM berupaya membangun fondasi awal bagi mahasiswa baru agar tidak hanya mengenal kampus secara akademik, tetapi juga memahami nilai, budaya, serta tanggung jawab sebagai bagian dari sivitas akademika.

Kisah H. Her menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak selalu dimulai dari kondisi yang sempurna. Semangat untuk terus belajar, keberanian mengambil langkah, dan ketekunan dalam menjalani proses menjadi modal penting dalam mencapai cita-cita.

Dengan semangat “Dari Madura untuk Semesta”, mahasiswa baru UTM diharapkan mampu menjadikan perjalanan pendidikan tinggi sebagai momentum untuk membangun kompetensi, karakter, dan keberanian agar kelak mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Leave a reply