Inovasi Energi dan Robotika Antar Mahasiswa UTM Raih Silver Medal di ISIF 2025

Bangkalan, 7 November 2025 — Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dua tim dari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, sukses meraih dua medali perak (Silver Medal) dalam ajang International Science and Innovation Fair (ISIF) 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA).
Kompetisi bergengsi ini mempertemukan para inovator muda dari berbagai negara untuk menampilkan gagasan serta karya ilmiah kreatif dan solutif. Dalam ajang tersebut, dua tim UTM tampil luar biasa dengan inovasi yang berfokus pada bidang energi terbarukan dan teknologi robotika.
Tim pertama yang berhasil meraih medali perak terdiri atas Hajar Windhu Lika, Amelia Dwi Agustin, Saskia Deswanda Riyanto, Rayhan Nur Fahzri, dan Azza Migfar Haris Saputra — seluruhnya mahasiswa angkatan 2025. Di bawah bimbingan Muhammad Iyan Putra Pratama, S.ST., M.Sc., mereka berkompetisi dalam kategori Energy dengan karya berjudul “Innovative Axial Flux Generator for Vertical Wind Turbines: Towards Clean and Reliable Energy.”
Menurut Iyan, inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap ketimpangan distribusi listrik di Indonesia.
“Melalui pengembangan axial flux generator untuk turbin angin vertikal, kami ingin berkontribusi dalam menyediakan energi bersih dan menjangkau wilayah-wilayah yang belum teraliri listrik secara merata,” jelasnya.
Ia menambahkan, capaian ini tidak lepas dari semangat juang mahasiswa yang terus bertahan meski menghadapi berbagai kendala selama proses riset dan persiapan lomba.
“Hasil ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dapat menghasilkan inovasi yang nyata dan berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, tim kedua dari Fakultas Teknik juga berhasil mempersembahkan medali perak melalui karya berjudul “3-DoF Robotic Arm for Seaweed Sorting using Vision Guide.” Tim ini terdiri dari Dafa Lisma Nursyah Putra, Shinta Apriliani, Ach Milal Bidemi Santoso, Wahyu Efendi Adreanto, Ahmad Riyan Saputra, dan Moch Rassya Ardiansah semuanya mahasiswa baru angkatan 2025.
Dengan bimbingan Adi Kurniawan Saputro, S.Pd., M.T., mereka berkompetisi dalam kategori Technology dan berhasil memukau dewan juri dengan inovasi robot cerdas yang mampu menyortir rumput laut secara otomatis.
“Proyek ini kami kembangkan untuk memperkenalkan penerapan teknologi robotika dan artificial intelligence di bidang pendidikan vokasi serta industri kelautan,” ujar Adi Kurniawan.
Ia berharap inovasi tersebut dapat menjadi media pembelajaran interaktif bagi siswa SMK untuk memahami penerapan teknologi modern secara langsung.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan produk yang relevan dan mendukung kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia,” tuturnya.
Koordinator Program Studi Teknik Elektro UTM, Achmad Fiqhi Ibadillah, ST., M.Sc., turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi tersebut.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Elektro UTM tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki daya cipta, inovasi, dan semangat berkompetisi yang luar biasa,” ungkapnya.
Dengan raihan dua medali perak di ISIF 2025, Universitas Trunojoyo Madura kembali membuktikan komitmennya sebagai kampus yang aktif mencetak inovator muda. UTM terus berupaya menghadirkan riset dan karya ilmiah yang tidak hanya unggul di tingkat akademik, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat melalui solusi berbasis teknologi.