SEDAP Batch 2 KKN UTM–UGM Ajak Warga Bulugunung Olah Eco Enzyme Menjadi Sabun Cuci Piring dan Sabun Pembersih Lantai

2
0
Share:

Magetan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan program SEDAP (Sekolah Daur Ulang Organik Produktif) Batch 2 pada Minggu (20/7) di Babar Geneng, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Kegiatan ini diikuti oleh 30 anggota PKK Desa Bulugunung yang antusias mempelajari pelatihan eco enzyme menjadi produk kebutuhan rumah tangga. Program tersebut merupakan kelanjutan dari SEDAP Batch 1 yang berfokus pada pembuatan eco enzyme dari limbah organik rumah tangga.

Batch 2 difokuskan pada pemanfaatan eco enzyme menjadi sabun cuci piring dan pembersih lantai. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami proses pengolahannya agar memiliki nilai guna yang lebih luas. Pelatihan ini juga diharapkan mendorong warga untuk mengelola limbah organik secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Mahasiswa KKN memberikan materi mengenai manfaat eco enzyme serta demonstrasi pembuatan produk secara langsung. Peserta memperoleh penjelasan mengenai fungsi bahan, proses pencampuran, hingga cara penggunaan dan penyimpanan produk. Sesi praktik dilakukan agar peserta dapat mencoba sendiri setiap tahapan pembuatan produk secara mandiri. Pada akhir pelatihan, peserta berhasil menghasilkan sabun cuci piring dan pembersih lantai berbasis eco enzyme yang siap digunakan.

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama kegiatan berlangsung. Diskusi mencakup komposisi bahan, masa simpan produk, hingga peluang pengembangan usaha berbasis eco enzyme. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pemanfaatan hasil fermentasi limbah organik menjadi produk yang bernilai guna.

Ketua Program SEDAP, M. Agus Gilang Perdana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mengenalkan manfaat lanjutan eco enzyme kepada masyarakat.

“Melalui SEDAP Batch 2, kami ingin menunjukkan bahwa eco enzyme dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk yang berguna bagi kebutuhan rumah tangga. Harapannya, keterampilan ini dapat terus diterapkan sehingga mendukung pengelolaan sampah yang lebih produktif,” ujar Gilang.

Koordinator Desa KKN Kolaboratif UTM–UGM, Febrian Prasetiyo, menyampaikan bahwa program SEDAP dirancang secara bertahap agar masyarakat dapat memahami pengelolaan limbah organik secara menyeluruh. Pendekatan tersebut dilakukan mulai dari proses pembuatan eco enzyme hingga pemanfaatannya menjadi produk yang siap digunakan.

“Program SEDAP disusun secara bertahap agar masyarakat tidak hanya memahami cara mengolah limbah organik, tetapi juga mampu memanfaatkannya menjadi produk yang bernilai guna dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Febrian Prasetiyo.

Dosen Pembimbing Lapang (DPL) KKN Kolaboratif UTM–UGM, Dr. Haryo Triajie, S.Pi., M.Si., mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud penerapan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

“Program ini menunjukkan bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan limbah organik yang lebih produktif,” ungkap Bapak Haryo.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bulugunung, Ibu Yanti, turut menyambut baik pelatihan yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan eco enzyme yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat senang mendapatkan pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pelatihan ini membantu kami memahami cara memanfaatkan limbah organik yang selama ini belum dikelola secara optimal menjadi produk yang bermanfaat,” kata Ibu Yanti.

Program ini merupakan bagian dari upaya KKN Kolaboratif UTM–UGM dalam mendorong pengelolaan limbah organik berbasis pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan edukasi dan praktik langsung, tim berharap inovasi sederhana tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun perekonomian warga Desa Bulugunung.

Program SEDAP Batch 2 dilaksanakan oleh tim KKN Kolaboratif UTM–UGM Desa Bulugunung yang diketuai oleh M. Agus Gilang Perdana bersama Karinda Dwi Marshandy dan M. Rikza Fiqih Yuliansyah sebagai penanggung jawab kegiatan. Pelaksanaan program turut didukung oleh Febrian Prasetiyo, Dewi Kurnia Sari, M. Aldo Arjun Naja, Sofia Rineksa Hapsari, Syamsuddin, Haydar Pahlevi S., dan Nurul Hikmah S. Melalui program ini, tim KKN berharap pemanfaatan eco enzyme dapat terus berkembang sebagai solusi pengelolaan limbah organik yang berkelanjutan. Inovasi sederhana tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan perekonomian warga Desa Bulugunung.

Leave a reply