Dari Madura untuk Manggarai Barat, UTM PEDULI Bantu Sekolah dan Pulihkan Semangat Siswa

5
0
Share:

MANGGARAI BARAT — Kepedulian terhadap pendidikan tidak mengenal batas wilayah. Dari Madura, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) membawa semangat tersebut hingga ke Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melalui gerakan UTM PEDULI.

Selama 27 September hingga 1 Oktober 2026, tim UTM PEDULI hadir di sejumlah satuan pendidikan untuk memberikan dukungan berupa sarana pembelajaran, peralatan olahraga, serta kegiatan trauma healing bagi siswa.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UTM untuk ikut menjaga keberlanjutan pendidikan sekaligus memberikan dukungan kepada siswa dalam menjalani proses pemulihan.

Tim UTM PEDULI yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Ir. M. Latif, S.Kom., M.T., Dr. Haryo Triajie, S.Pi., M.Si., dan Ansori, S.H., M.H.

Bagi UTM, kehadiran di Manggarai Barat bukan sekadar penyaluran bantuan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi untuk hadir bersama masyarakat, memahami kebutuhan di lapangan, dan membangun semangat untuk bangkit melalui pendidikan.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dan koordinasi dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat, Oktavianus Andi Bona, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan UTM dalam mendukung proses pemulihan masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, Gabriel Ferdi. Dukungan dari perguruan tinggi dinilai dapat membantu memperkuat keberlanjutan pendidikan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa.

Kepedulian UTM diwujudkan melalui bantuan langsung kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Manggarai Barat. Bantuan diberikan kepada MTsN 1 Manggarai Barat, SMPN 2 Lembor Selatan, SMA 2 Lembor, SMPN 2 Komodo, SMPN 3 Komodo, dan SMPN 8 Komodo.

Sebanyak lima unit Smart TV disalurkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Peralatan olahraga juga diberikan agar siswa memiliki lebih banyak ruang untuk beraktivitas, berolahraga, dan membangun kebersamaan di lingkungan sekolah.

Kehadiran sarana tersebut diharapkan dapat membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif sekaligus mendukung guru dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik.

Sementara itu, peralatan olahraga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan berbagai aktivitas positif siswa. Olahraga tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kerja sama, kedisiplinan, dan kebersamaan.

Ada hal lain yang tidak kalah penting dalam kegiatan UTM PEDULI: memastikan siswa mendapatkan ruang untuk memulihkan semangat dan kepercayaan dirinya.

Karena itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan trauma healing. Melalui permainan, interaksi, dan aktivitas bersama, siswa diajak untuk mengekspresikan diri dalam suasana yang lebih ringan dan menyenangkan.

Bagi UTM, pemulihan pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan fasilitas. Anak-anak juga membutuhkan ruang untuk kembali merasa nyaman, berinteraksi dengan teman, mengekspresikan diri, dan menumbuhkan kembali rasa percaya diri.

Pendekatan tersebut menjadi alasan mengapa UTM PEDULI tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga menghadirkan pendampingan yang menyentuh aspek psikososial siswa.

Dengan cara itu, pendidikan diharapkan tidak sekadar kembali berjalan, tetapi juga mampu menjadi ruang bagi siswa untuk membangun harapan dan menatap masa depan.

Kehadiran UTM PEDULI di Manggarai Barat juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi. Perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan dapat saling melengkapi untuk memastikan kebutuhan pendidikan tetap mendapatkan perhatian.

Bagi UTM, pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari peran perguruan tinggi. Karena itu, kontribusi kampus tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi juga diwujudkan melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Gerakan UTM PEDULI menjadi salah satu bentuk nyata semangat Kampus Berdampak—bahwa ilmu pengetahuan dan sumber daya perguruan tinggi dapat dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Dari Madura hingga Manggarai Barat, UTM membawa satu pesan: pendidikan harus terus menyala. Ketika fasilitas terbatas, kepedulian dapat menjadi jembatan. Ketika semangat melemah, kebersamaan dapat menjadi kekuatan untuk bangkit.

Melalui UTM PEDULI, UTM berharap dukungan yang diberikan dapat memberi manfaat bagi sekolah, guru, dan terutama para siswa agar terus belajar, tumbuh, dan berani menatap masa depan.

Leave a reply