Rektor UTM Tinjau Pelaksanaan Perdana Uji Kompetensi PPG, Tegaskan Komitmen Cetak Guru Profesional

Bangkalan, 3 Agustus 2026 – Rektor Universitas Trunodjoyo Madura (UTM), Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., didampingi Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Dr. Badrud Tamam, S.Si., M.Pd., serta Wakil Dekan I FKIP Siti Fadjryana Fitroh, S.Psi., M.A., meninjau secara langsung pelaksanaan Uji Kompetensi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diselenggarakan di lingkungan FKIP UTM, Senin (3/8). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ujian berlangsung sesuai standar nasional, tertib, transparan, dan akuntabel.
Tahun 2026 menjadi momentum bersejarah bagi Universitas Trunodjoyo Madura. Untuk pertama kalinya, UTM dipercaya oleh Kementerian sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) dalam penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kepercayaan ini menjadi tonggak penting bagi UTM dalam memperkuat kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional melalui penyelenggaraan uji kompetensi yang profesional dan berstandar nasional.
Pelaksanaan TUK berlangsung selama dua hari, 3–4 Agustus 2026, dengan jumlah peserta yang ditetapkan oleh pusat sebanyak 253 peserta. Seluruh peserta mengikuti rangkaian uji kompetensi sesuai mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan oleh penyelenggara nasional Program PPG.
Saat meninjau ruang ujian, Rektor UTM memastikan seluruh sarana pendukung, sistem pelaksanaan, serta mekanisme pengawasan berjalan dengan baik. Ia juga menyempatkan berdialog dengan panitia penyelenggara untuk memperoleh laporan mengenai kesiapan teknis maupun kendala yang dihadapi selama pelaksanaan ujian.
Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada UTM merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan menghadirkan pelaksanaan uji kompetensi yang berkualitas dan berintegritas.
“Kepercayaan ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Universitas Trunojoyo Madura. Kami berkomitmen memastikan seluruh proses uji kompetensi berlangsung sesuai standar nasional, transparan, objektif, dan akuntabel. Melalui penyelenggaraan TUK ini, UTM ingin berkontribusi nyata dalam melahirkan guru-guru profesional yang akan meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia,” ujarnya.
Sebagai penyelenggara TUK, Universitas Trunodjoyo Madura telah mempersiapkan berbagai aspek pendukung secara optimal. Mulai dari kesiapan laboratorium komputer, perangkat teknologi informasi, jaringan internet berkecepatan tinggi, hingga sumber daya manusia yang bertugas sebagai panitia, proktor, teknisi, dan pengawas. Seluruh persiapan dilakukan melalui serangkaian simulasi agar pelaksanaan ujian berjalan lancar dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Dekan FKIP UTM, Dr. Badrud Tamam, S.Si., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada FKIP UTM sebagai penyelenggara Tempat Uji Kompetensi PPG.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan dari Kementerian. Penetapan ini merupakan bentuk pengakuan atas kesiapan FKIP UTM. Bagi kami, ini adalah amanah besar untuk mengawal lahirnya guru-guru masa depan yang profesional,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh sumber daya manusia yang terlibat telah dipersiapkan sesuai standar operasional nasional.
“PPG FKIP UTM sangat siap dari sisi SDM pengawas, proktor, maupun teknisi. Seluruh petugas telah mendapatkan pelatihan sesuai SOP nasional. Selain itu, laboratorium komputer, jaringan internet berkecepatan tinggi, hingga skenario keamanan sistem telah kami simulasikan secara optimal. Komitmen kami sangat tegas, yaitu zero tolerance terhadap kecurangan. Kami menjamin pelaksanaan ujian berlangsung transparan, objektif, dan akuntabel demi menjaga kredibilitas hasil kelulusan peserta,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran Tempat Uji Kompetensi di UTM memberikan manfaat yang besar, khususnya bagi calon guru di Madura dan Jawa Timur.
“Hadirnya TUK di UTM tidak hanya memberikan efisiensi dari sisi waktu dan biaya bagi peserta, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kualitas fasilitas serta layanan akademik UTM. Kesiapan infrastruktur dan kenyamanan kampus yang dirasakan peserta semakin menegaskan posisi UTM sebagai pusat keunggulan pendidikan di Jawa Timur, khususnya di Madura,” jelasnya.
Ia berharap lulusan Program PPG yang mengikuti uji kompetensi di UTM mampu menjadi pendidik yang memiliki integritas, tangguh menghadapi perubahan, unggul dalam kompetensi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan Indonesia.
Selama pelaksanaan ujian, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Panitia memastikan setiap sesi berjalan sesuai jadwal melalui koordinasi yang baik antara pengawas, proktor, teknisi, dan tim pendukung sehingga seluruh proses berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Keberhasilan penyelenggaraan Tempat Uji Kompetensi Program PPG untuk pertama kalinya ini semakin mempertegas komitmen Universitas Trunodjoyo Madura dalam meningkatkan kualitas layanan akademik sekaligus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi dalam mencetak pendidik profesional, kompeten, dan berdaya saing demi mendukung kemajuan pendidikan nasional.