Gala Dinner Alumni UTM 2026 Perkuat Kolaborasi Alumni untuk Kemajuan Kampus dan Madura

Bangkalan, 1 Agustus 2026 – Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti Taman Kampus Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) saat ratusan alumni dari berbagai angkatan berkumpul dalam Gala Dinner dan Temu Akbar Alumni UTM 2026, Sabtu (1/8). Kegiatan ini menjadi ajang reuni sekaligus mempertegas komitmen bersama antara alumni dan almamater untuk terus berkolaborasi dalam mendukung kemajuan UTM serta pembangunan Madura.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UTM Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., Ketua Senat beserta jajaran senat, para wakil rektor, dekan, pimpinan fakultas, Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UTM Abdul Halim, S.H., M.H., Sekretaris Jenderal IKA UTM Slamet Ariyadi, para mantan pimpinan universitas, serta alumni yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia.
Ketua Panitia Gala Dinner, Fajar, S.H.I., M.H., mengungkapkan bahwa kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para alumni. Sebanyak 620 alumni telah mendaftarkan diri sebelum acara berlangsung, dan jumlah peserta yang hadir diperkirakan melampaui angka tersebut. Bahkan, beberapa alumni bersama keluarganya memilih bermalam di lingkungan kampus untuk kembali mengenang masa-masa kuliah.
“Antusiasme ini menjadi bukti bahwa ikatan alumni dengan UTM tetap terjaga dengan baik. Kami berharap temu akbar ini menjadi tradisi yang terus berlanjut dan semakin mempererat hubungan antara alumni dan almamater,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Ketua IKA UTM Abdul Halim menekankan bahwa alumni merupakan aset strategis yang memiliki tanggung jawab untuk ikut berkontribusi terhadap perkembangan universitas. Menurutnya, keberadaan alumni di berbagai sektor profesi menjadi kekuatan besar yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat kemajuan UTM sekaligus memberikan dampak bagi pembangunan Madura.
Ia mengajak seluruh alumni untuk menjadikan UTM sebagai pusat kolaborasi dalam melahirkan berbagai gagasan dan inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
“UTM harus menjadi laboratorium pembangunan Madura. Dengan jejaring alumni yang tersebar di berbagai bidang, saya yakin banyak kontribusi yang dapat diberikan untuk kemajuan kampus dan masyarakat,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal IKA UTM, Slamet Ariyadi. Menurutnya, kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh sivitas akademika yang berada di dalam kampus, tetapi juga oleh keterlibatan aktif para alumninya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh alumni untuk terus memperkuat kolaborasi dalam berbagai bidang, baik pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan jejaring profesional.
Sementara itu, Rektor UTM Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H. mengapresiasi terselenggaranya Gala Dinner dan Temu Akbar Alumni sebagai langkah awal memperkuat hubungan emosional sekaligus kemitraan strategis antara kampus dan para alumninya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin yang semakin mempererat rasa memiliki terhadap almamater.
Pada kesempatan itu, Rektor juga memaparkan perkembangan UTM dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebutkan bahwa jumlah program studi di UTM kini meningkat dari 33 menjadi 51 program studi, meliputi jenjang diploma, sarjana, magister, doktor, hingga pendidikan profesi.
Salah satu capaian penting yang berhasil diraih UTM adalah berdirinya Fakultas Kedokteran, yang menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan pengembangan universitas.
“Keberhasilan mendirikan Fakultas Kedokteran merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dan menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang semakin lengkap bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, UTM kini telah meraih Akreditasi Unggul pada tingkat institusi, memiliki 15 program studi berakreditasi unggul, serta tujuh program studi berakreditasi internasional. Jumlah mahasiswa aktif juga telah melampaui 23 ribu orang yang berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia. Di sisi lain, UTM terus memperluas jejaring internasional dengan menerima mahasiswa asing dari berbagai negara.
Menurut Prof. Safi’, berbagai pencapaian tersebut merupakan wujud komitmen UTM dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkuat daya saing lulusan, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi di Madura.
“Kami ingin UTM dikenal bukan hanya karena lokasinya di Madura, tetapi karena kualitasnya. Dengan tata kelola yang semakin baik, akreditasi unggul, serta kolaborasi yang terus diperkuat, kami optimistis UTM akan terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang unggul, tangguh, dan mandiri,” tegasnya.
Melalui penyelenggaraan Gala Dinner dan Temu Akbar Alumni 2026, UTM berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara alumni dan almamater. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, memperluas jejaring kemitraan, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Universitas Trunojoyo Madura, masyarakat Madura, dan Indonesia.