UTM Gelar Seminar Nasional Kesehatan dan Resmikan Program Studi Profesi Psikolog pada Dies Natalis ke-25

Bangkalan, 24 Juli 2026 — Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pengembangan pendidikan di bidang kesehatan. Bertepatan dengan rangkaian Dies Natalis ke-25, UTM menggelar Seminar Nasional Kesehatan sekaligus meresmikan Program Studi Profesi Psikolog di Aula Syaikhona Mohammad Kholil, Lantai 10 Gedung Graha Utama UTM, Jumat (24/7).
Mengangkat tema “Healthy Generation, Sustainable Nation: Gen Z sebagai Penggerak Kesehatan Indonesia Masa Depan”, kegiatan ini menjadi seminar nasional pertama yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran UTM sejak resmi berdiri. Selain menjadi ruang berbagi pengetahuan, agenda tersebut juga menandai langkah baru UTM dalam memperkuat ekosistem pendidikan kesehatan melalui pembukaan Program Studi Profesi Psikolog.
Penyelenggaraan seminar dan peluncuran program studi baru ini sejalan dengan komitmen UTM dalam mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya Asta Cita keempat yang menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesehatan. Kehadiran Fakultas Kedokteran beserta Program Studi Profesi Psikolog diharapkan dapat memperluas akses pendidikan profesi sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat Pulau Madura.
Seminar dikemas dalam format talk show yang menghadirkan dr. Ayman Alatas, Sp.MK., pakar Mikrobiologi Klinik sekaligus Skin & Gut Microbiome Expert dan edukator kesehatan, bersama Prof. Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes., Sp.KKLP., Subsp. FOMC., Dekan Fakultas Kedokteran UTM. Diskusi dipandu oleh dr. Kurotun Ayil Bakrun, Sp.PA., Koordinator Program Studi Kedokteran UTM.
Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., menegaskan bahwa kesehatan merupakan pilar penting dalam membangun bangsa yang unggul. Menurutnya, kehadiran Fakultas Kedokteran menjadi bentuk tanggung jawab UTM dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Madura.
“Bangsa yang sehat akan mampu melahirkan generasi yang produktif dan berkualitas. Karena itu, kehadiran Fakultas Kedokteran merupakan ikhtiar UTM untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Pulau Madura,” ujar Prof. Safi’.
Ia menjelaskan bahwa berdirinya Fakultas Kedokteran merupakan salah satu pencapaian strategis UTM pada usia ke-25 tahun setelah melalui proses panjang dan memenuhi berbagai persyaratan akademik maupun infrastruktur. Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada tim perintis Fakultas Kedokteran yang dipimpin Prof. Sri Andarini atas dedikasinya menghadirkan fakultas kedokteran pertama dan satu-satunya di Pulau Madura.
“Semoga UTM terus bertumbuh sesuai semangat Dies Natalis ke-25, Tumbuh Berdaya, Berdampak Nyata, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, UTM juga secara resmi meluncurkan Program Studi Profesi Psikolog. Peresmian ditandai dengan pemukulan gong, penayangan video profil program studi, serta penyerahan Surat Keputusan pendirian kepada Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Bangun Sentosa Dwi Haryanto, S.Sos., M.Si., Ph.D.
Pembukaan Program Studi Profesi Psikolog menjadi langkah strategis UTM dalam memperluas pendidikan profesi di bidang kesehatan mental. Kehadiran program studi ini diharapkan mampu mencetak psikolog profesional yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kesehatan mental yang semakin mendapat perhatian di masyarakat.
Pada sesi materi, dr. Ayman Alatas menyampaikan paparan berjudul “Skin, Gut, and Lifestyle: Memahami Peran Mikrobioma bagi Kesehatan Gen Z”. Ia menjelaskan bahwa keseimbangan mikrobioma pada saluran pencernaan dan kulit memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental. Karena itu, pola makan bergizi, kualitas tidur yang baik, aktivitas fisik yang rutin, dan gaya hidup sehat menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan tubuh.
Dr. Ayman juga memberikan apresiasi atas perkembangan UTM yang terus memperkuat bidang kesehatan melalui pendirian Fakultas Kedokteran dan Program Studi Profesi Psikolog. Menurutnya, kehadiran fakultas kedokteran pertama di Pulau Madura merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan pemerataan layanan kesehatan.
“Kepada mahasiswa angkatan pertama Fakultas Kedokteran UTM, persiapkan diri sebaik mungkin. Bekali diri dengan ilmu, kuatkan mental, jaga kesehatan, dan manfaatkan kesempatan ini untuk menjadi dokter yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Melalui penyelenggaraan Seminar Nasional Kesehatan dan peluncuran Program Studi Profesi Psikolog, Universitas Trunojoyo Madura kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terus menghadirkan inovasi dan pendidikan yang berdampak bagi masyarakat. Memasuki usia seperempat abad, UTM semakin memperkuat perannya dalam mencetak tenaga profesional di bidang kesehatan, memperluas layanan pendidikan profesi, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Pulau Madura.