SINERGI HIJAU, MPA GHUBATRAS GANDENG DLH DAN PELAJAR BERSIHKAN JALAN NASIONAL DI BANGKALAN

1
0
Share:

Bangkalan – Permasalahan sampah yang menumpuk di bahu jalan masih menjadi tantangan serius bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Bangkalan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi merusak ekosistem serta berdampak pada kesehatan masyarakat. Menyikapi persoalan tersebut, Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) GHUBATRAS menggelar kegiatan bertajuk “Aksi Peduli Lingkungan” pada Sabtu, 4 April 2026.

Kegiatan ini difokuskan pada aksi pembersihan sampah di sepanjang jalur Jalan Nasional Bangkalan, tepatnya dari Jalan Raya Desa Buluh hingga Jalan Raya Desa Telang. Para relawan membersihkan sampah yang berserakan di bahu jalan dengan jarak kurang lebih dua kilometer. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah dan diangkut untuk dikelola lebih lanjut agar tidak kembali mencemari lingkungan sekitar.

Aksi peduli lingkungan tersebut tidak hanya melibatkan mahasiswa dari MPA GHUBATRAS, tetapi juga menghadirkan kolaborasi berbagai pihak. Beberapa instansi dan komunitas turut berpartisipasi secara aktif, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan, Siswa Pecinta Alam SMAN 1 Kamal (SPASSKA), serta UKM-F ABSTRA. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Sejak pagi hari, para peserta kegiatan telah berkumpul di lokasi aksi dengan membawa perlengkapan kebersihan seperti sarung tangan, karung sampah, hingga alat pengangkut. Mereka kemudian menyusuri sepanjang jalur yang telah ditentukan untuk mengumpulkan sampah plastik, botol, kemasan makanan, hingga berbagai jenis limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan.

Kepala Bidang PSLB3 DLH Bangkalan, Kuspriyanto, SE., MM., memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh para mahasiswa dan komunitas pecinta alam tersebut. Menurutnya, aksi seperti ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Aksi peduli lingkungan ini adalah bentuk edukasi nyata bagi masyarakat luas. Kami berharap lingkungan yang bersih, nyaman, dan asri bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang dapat kita ciptakan bersama melalui kerja sama berbagai pihak,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan pada Senin, 6 April 2026.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan adanya gerakan yang digagas oleh mahasiswa, diharapkan akan muncul kesadaran kolektif di tengah masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya di area jalan nasional yang menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum MPA GHUBATRAS, Sohib, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan sampah semata, tetapi juga menjadi sarana untuk mengubah pola pikir masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Menurutnya, kebersihan lingkungan seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau dinas terkait, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jika kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat diubah, maka lingkungan yang bersih dan sehat bukan hal yang sulit untuk diwujudkan,” ungkapnya.

Sohib juga menambahkan bahwa kondisi lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat. Terutama bagi warga yang tinggal di sekitar Desa Buluh dan Desa Telang, lingkungan yang terjaga kebersihannya dapat menciptakan suasana yang lebih sehat, nyaman, serta mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung bagi para peserta dan masyarakat sekitar. Banyak warga yang melintas di lokasi aksi terlihat memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Beberapa di antaranya bahkan ikut membantu mengumpulkan sampah di sekitar jalan.

Meski demikian, pihak penyelenggara menyadari bahwa partisipasi masyarakat masih perlu terus ditingkatkan. Kesadaran untuk menjaga lingkungan tidak bisa dibangun hanya melalui satu kegiatan, tetapi membutuhkan upaya yang berkelanjutan serta dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

MPA GHUBATRAS menyatakan komitmennya untuk terus menggelar kegiatan serupa di masa mendatang. Melalui gerakan konsisten ini, mereka berharap dapat menjadi pemantik bagi komunitas lain, instansi pemerintah, maupun masyarakat umum untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui aksi sederhana di sepanjang jalan nasional tersebut, para aktivis lingkungan di Bangkalan berupaya menyampaikan pesan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil. Kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar generasi mendatang dapat mewarisi alam yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, gerakan peduli lingkungan seperti ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar, demi mewujudkan Bangkalan yang lebih bersih dan hijau di masa depan.

Leave a reply