UTM Kembali Ukir Prestasi Dunia Lewat Bronze Medal ISS 2026

Kuala Lumpur, 14 Februari 2026 — Mahasiswa Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dalam ajang 2nd International Student Summit (ISS) 2026 yang berlangsung pada 14–15 Februari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, tim mahasiswa UTM berhasil meraih Bronze Medal setelah bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi dunia.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UTM memiliki kompetensi akademik dan daya saing global yang kuat. Kompetisi ini menuntut peserta untuk menyajikan gagasan strategis, inovatif, serta solutif terhadap berbagai isu kontemporer, sehingga keberhasilan tersebut menjadi indikator nyata kualitas pembinaan akademik yang terus berkembang di lingkungan kampus.
Tim UTM diketuai oleh Azzahra Lisa Agustin dari Program Studi Akuntansi. Ia didampingi oleh Dhafril Rahman Hidayat dari Program Studi Agribisnis serta Nur Khusna dari Program Studi Akuntansi. Dalam perjalanan menuju kompetisi, tim mendapat pendampingan intensif dari dosen pembimbing Meria Zakiyah Alfisuma, M.Pd.
Meria Zakiyah Alfisuma menyampaikan rasa syukur atas dukungan penuh yang diberikan universitas dalam memfasilitasi mahasiswa mengikuti ajang internasional. Menurutnya, dukungan institusi menjadi faktor penting dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya yang inovatif dan kompetitif.
Ia menjelaskan bahwa tim melalui proses panjang, mulai dari perumusan ide, penguatan konsep, hingga latihan presentasi secara intensif. Konsistensi, kedisiplinan, dan semangat belajar mahasiswa, kata dia, menjadi kunci utama dalam meraih penghargaan tersebut.
“Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen tim dalam mengembangkan gagasan yang relevan dan solutif. Kami berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim dan universitas, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UTM, Dr. Ambariyanto, S.E., M.Si. Ia menilai penghargaan tersebut sebagai capaian strategis yang mencerminkan kualitas individu mahasiswa sekaligus efektivitas sistem pembinaan akademik yang dibangun di lingkungan fakultas.
Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa investasi dalam pengembangan talenta mahasiswa melalui pendampingan kompetisi, penguatan literasi akademik, dan pembinaan soft skills telah memberikan hasil yang konkret. Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen fakultas dalam mendorong mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global.
Hal senada disampaikan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UTM, Dr. Askur Rahman, S.TP., M.Si., yang mengapresiasi capaian tersebut sebagai prestasi yang membanggakan. Ia berharap keberhasilan ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan membangun portofolio prestasi.
Salah satu anggota tim, Dhafril Rahman Hidayat, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan universitas. Ia menilai pengalaman mengikuti kompetisi internasional menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan akademik, terutama bagi dirinya yang masih berstatus mahasiswa baru.
“Kesempatan ini sangat berharga bagi kami. Dengan dukungan penuh dari universitas, kami bisa tampil di forum internasional dan membawa pulang Bronze Medal. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang,” tuturnya.
Prestasi tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani tampil di tingkat global, memperluas jejaring internasional, serta terus mengembangkan potensi diri. Dengan capaian yang terus meningkat, UTM semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong lahirnya generasi unggul, inovatif, dan berdaya saing dunia.