Tampil Memukau di Thailand, Tim FKIP UTM Raih The Best Audience Choice

Bangkok, 14 Februari 2026 — Atmosfer akademik internasional kembali menjadi saksi kiprah mahasiswa Indonesia. Kali ini, tim dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunojoyo Madura berhasil mencuri perhatian peserta dari berbagai negara dalam ajang International Essay Competition and English Camp yang berlangsung di Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand, pada 11–14 Februari 2026.
Dalam kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Student Exchange Abroad (SEA) tersebut, tim FKIP UTM sukses meraih penghargaan The Best Audience Choice, sebuah kategori yang diberikan berdasarkan penilaian dan apresiasi langsung dari audiens internasional. Capaian ini menandai pengakuan atas kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan gagasan ilmiah secara komunikatif sekaligus relevan dengan isu global.
Tim yang dipimpin Rahadian Setiya Wiandani dari Program Studi Pendidikan Informatika itu beranggotakan Dita Herlina (Pendidikan IPA) dan M. Salman Nuzul Ramdhani (Pendidikan Informatika). Sepanjang proses persiapan hingga pelaksanaan lomba, mereka mendapatkan pendampingan intensif dari Dr. Wanda Ramansyah, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP.
Menurut Dr. Wanda, penghargaan tersebut bukan hanya soal kemenangan kompetisi, melainkan refleksi dari proses pembinaan akademik yang berkelanjutan di lingkungan fakultas. Ia menilai keberhasilan tim menunjukkan kuatnya literasi ilmiah mahasiswa, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian berkomunikasi di forum internasional.
“Prestasi ini menjadi indikator bahwa mahasiswa tidak hanya mampu memahami persoalan global, tetapi juga dapat menyampaikannya secara argumentatif dan meyakinkan di hadapan audiens multinasional,” ujarnya.
Bagi Rahadian dan tim, momen tampil di panggung akademik internasional menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil kerja kolektif, mulai dari proses riset, penyusunan esai, hingga latihan presentasi yang intensif.
“Kami merasa bangga dapat membawa nama kampus dan menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia memiliki daya saing global. Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi motivasi untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Keberhasilan ini turut mempertegas komitmen UTM dalam mendorong internasionalisasi pendidikan. Prestasi mahasiswa di tingkat global diharapkan semakin menumbuhkan budaya akademik yang kompetitif, inovatif, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan di dunia.