PG PAUD dan KKN-T Sinergi Selenggarakan Seminar “Sentuhan Digital Penuh Cinta” bagi Guru PAUD Klampis

33
0
Share:

Bangkalan, 4 November 2025 — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), khususnya dalam penguasaan Bahasa Inggris dan pendekatan personalisasi pengajaran, diwujudkan melalui sebuah seminar kolaboratif di Kecamatan Klampis, Bangkalan. Sebanyak 44 guru PAUD dari berbagai lembaga pendidikan di Klampis mengikuti seminar bertema “Sentuhan Digital Penuh Cinta: Mempersonalisasi Pembelajaran Bahasa Inggris PAUD Berdasarkan Love Language Guru”, yang berlangsung pada Selasa (4/11/2025) pukul 10.30–13.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Kelompok KKN Tematik (KKN-T) Samudra Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Desa Klampis Timur dan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang melibatkan 15 dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) UTM. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kontribusi akademisi dalam memperkuat kapasitas guru PAUD melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif.

Seminar menghadirkan dua narasumber utama dari PG PAUD UTM, yaitu Ulvia Ika Surya, S.S., M.Pd. yang membawakan materi tentang strategi pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif dan menyenangkan bagi anak usia dini dengan integrasi teknologi digital, serta Siti Fadjryana Fitroh, M.Psi., M.A., Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan sekaligus Plt. Koordinator Prodi PG PAUD UTM, yang memaparkan konsep personalized learning berdasarkan love language guru. Pendekatan ini menekankan pentingnya guru memahami gaya mereka dalam mengekspresikan perhatian dan kasih sayang untuk membangun hubungan emosional yang positif dengan peserta didik.

Acara dibuka secara resmi oleh Fikri Nazarullail, M.Pd., Koordinator Prodi PG PAUD UTM, serta Mohammad Maksum, S.Pd., M.Si., Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Klampis. Suasana hangat seminar diawali dengan sesi ice breaking dan peregangan interaktif yang dipandu oleh Fajar Luqman Tri Ariyanto, M.Pd. (MC) dan Muhammad Abdul Latif, M.Pd. (moderator). Lagu-lagu seperti “Tangan ke Atas Menggapai Bintang” dan “Teman Baikku” mengundang tawa dan antusiasme para peserta, menciptakan atmosfer penuh energi positif.

Sepanjang sesi, interaksi antara narasumber dan peserta berlangsung dinamis. Dosen PG PAUD lainnya turut aktif memberikan tanggapan dan berbagi pengalaman praktis dalam dunia pendidikan anak usia dini. Antusiasme peserta pun tinggi; tiga guru, yakni Sofia Wulandari, Nurul Hasanah, dan Nurul Fitriya, dinobatkan sebagai peserta paling aktif bertanya dan mendapat hadiah buku bacaan ke-PAUD-an karya dosen PG PAUD UTM.

Dalam sambutannya, Mohammad Maksum, S.Pd., M.Si. menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap kegiatan ini.

“Terima kasih telah mengundang guru-guru Kecamatan Klampis dalam seminar yang sangat bermanfaat ini. Materi tentang pengajaran Bahasa Inggris dan love language guru sangat relevan, karena pelatihan seperti ini jarang diadakan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan harapan agar kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini terus berlanjut.

“Semoga pengabdian masyarakat ini bisa berlanjut dan menyebar ke seluruh wilayah, terutama di Madura,” imbuhnya.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Universitas Trunojoyo Madura dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pendekatan yang humanis, adaptif, dan berbasis teknologi. Melalui sinergi antara mahasiswa KKN-T dan dosen PkM, UTM berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi guru PAUD, sekaligus memperkuat jejaring kolaboratif antara kampus dan masyarakat.

Para guru peserta seminar mengungkapkan rasa gembira dan antusiasme mereka terhadap materi yang dibahas. Mereka menilai pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan praktik pengajaran sehari-hari, terutama dalam membangun kedekatan emosional dengan anak melalui love language dan meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris di kelas PAUD.

Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam upaya mencetak guru PAUD yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing, serta memperkuat peran UTM sebagai kampus yang peduli dan berdampak bagi masyarakat Madura.

Leave a reply