UTM dan Palacky University Perkenalkan Pembelajaran Unplugged Coding di Sekolah Dasar

40
0
Share:

Bangkalan, 19 September 2025 — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung literasi digital sejak usia dini. Melalui kerja sama antara Program Studi Teknik Informatika dan Program Studi Pendidikan Informatika, kampus ini menyelenggarakan pelatihan Unplugged Coding dengan konsep pembelajaran computational thinking tanpa menggunakan perangkat komputer. Kegiatan berlangsung di SDIT Ulil Albab dan melibatkan 11 mahasiswa pertukaran dari Palacky University Olomouc, Republik Ceko.

Pelatihan ini bertujuan mengenalkan logika dasar pemrograman kepada siswa sekolah dasar dengan metode permainan edukatif. Para siswa diajak berinteraksi melalui aktivitas sederhana, seperti mewarnai baris dan kolom berdasarkan instruksi dalam bahasa Inggris yang diberikan mahasiswa Palacky University. Dengan pendekatan interaktif, anak-anak tidak hanya belajar berpikir sistematis, tetapi juga terlatih meningkatkan keterampilan bahasa asing mereka.

Sebagai bagian dari persiapan, pada 17 September 2025 telah dilakukan briefing di Laboratorium LBC UTM. Pertemuan ini dihadiri dosen pembimbing dari kedua program studi bersama mahasiswa pertukaran untuk memastikan kelancaran kegiatan.

Dalam kegiatan ini, sejumlah dosen UTM turut hadir memberikan pendampingan. Puji Rahayu Ningsih, S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Informatika menekankan bahwa tujuan pelatihan bukan sekadar berbagi pengetahuan. “Kami ingin menghadirkan model pembelajaran yang bisa direplikasi di sekolah-sekolah lain sehingga dampaknya berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom., M.Kom. dari Program Studi Teknik Informatika menggarisbawahi pentingnya memperkenalkan teknologi sejak dini. “Anak-anak sekolah dasar merupakan pondasi masa depan bangsa. Jika sejak awal mereka terbiasa berpikir komputasional, kita sedang mempersiapkan generasi yang tangguh menghadapi era digital,” jelasnya.

Kontribusi juga datang dari Kautsar Sophan, S.Kom., M.M.T., yang memastikan materi teknis dikemas dengan metode yang sesuai bagi siswa usia dini. Sinergi para dosen ini menghadirkan keseimbangan antara keahlian teknis dan pendekatan pedagogis.

Salah satu momen menarik terlihat ketika siswa antusias mengikuti instruksi mahasiswa Palacky University. Meski tantangan bahasa sempat muncul, justru di situlah daya tarik pembelajaran tercipta. Anak-anak merasa tertantang untuk memahami instruksi sambil belajar berpikir logis.

Mahasiswa Palacky University sendiri turut memperkaya pengalaman dengan memperkenalkan metode pembelajaran dari negaranya. Kehadiran mereka menambah nuansa internasional pada proses belajar, menjadikan kegiatan ini bukan hanya edukatif, tetapi juga lintas budaya.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa UTM tidak hanya aktif dalam pertukaran mahasiswa internasional, tetapi juga berupaya menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Sinergi antara Teknik Informatika dan Pendidikan Informatika menghadirkan terobosan dalam cara mengajarkan teknologi pada anak-anak.

Melalui kegiatan Unplugged Coding ini, UTM terus membuktikan perannya sebagai pusat pendidikan yang progresif, berorientasi global, dan mampu mencetak dampak nyata bagi masyarakat. Dari Madura, UTM memperluas cakrawala pendidikan menuju dunia yang semakin digital, inklusif, dan kolaboratif.

Leave a reply